PKB Gubeng : Itu Namanya Bukan Deklarasi Damai Tetapi Deklarasi Sentimen

287

SURABAYA (Swaranews) – Dekkarasi Damai Pemilu 2019 yang dilaksanakan oleh Polsek Kecamatan Gubeng, Panwascam, PPK, dan Tiga Partai Peserta Pemilu 2019 pada Sabtu (6/10/2018). mendapatkan kritisi keras dari Ketua PAC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Gubeng.
Pasalnya, agenda tersebut ternyata tidak mengundang seluruh partai peserta Pemilu 2019 yang ada.

Menurut Mahfudz selaku Ketua PAC PKB Gubeng bahwa acara tersebut telah mencederai partainya. Dia mengatakan bahwa Deklarasi itu bukan Deklarasi Damai melainkan Deklarasi sentimentil. Sebab yaang diundang pada acara tersebut hanya tiga partai. Padahal secara keseluruhan total ada 16 partai.

“Itu bukan deklarasi damai tapi deklarasi sentimentil. Mengapa yang diundang hanya tiga partai. Apa maksudnya Polsek Gubeng ? Kemana Panwascam dan PPK Gubeng ?” ungkap Mahfudz.

Dari hasil penelusuran Swaranews.co.id menemukan file foto rilis acara tersebut. Logo yang terpampang adalah Logo KPU, Bawaslu, PDIP, Partai Demokrat, Partai NasDem dan logo kepolisian serta Logo Pemkot Surabaya. Padahal isi di rilis Deklarasi tersebut menyebutkan seluruh peserta Pemilu Tahun 2019.

“Ada apa dengan dekkarasi damai di kecanatan Gubeng. Begitu spesialnyakah tiga partai itu. Apakah PDIP bisa menjamin Gubeng damai ? Apakah Partai Demokrat dan Paetai NasDem bisa menjamin Pemilu 2019 di Kecamatan Gubeng aman ?” tanya Mahfudz.

Caleg Partai PKB dari Dapil 1 Surabaya menyatakan bahwa pihaknya akan melaporkan ke masing-masing instansi atau badan organisasi di tingkatan Kota Surabaya.

“Untuk Polsek Gubeng akan saya laporkan ke Polrestabes Surabaya. Saya akan melaporkan PPK Gubeng ke KPU Kota Surabaya dan melaporkan Panwascam Gubeng ke Bawaslu Kota Surabaya. Tujuan dan harapannya satu, Saya hanya butuh klarifikasi dari mereka,” beber Mahfudz.

Dirinya menambahkan bahwa kalau ada niatan baik dari penyelenggara deklarasi damai itu, maka mereka harus mengundang PAC PKB untuk menjelaskan dan mengklarifikasinya. Bahkan bila perlu, lanjut Mahfudz, penyelenggara harus nengulang deklarasi tersebut dan mengundang seluruh PAC Partai peserta Pemilu 2019, khususnya PKB.

“Segera akan kita lakukan laporan itu. Karena mereka telah melecehkan PKB. Mereja telah menginjak-injak harga diri Partai Kebaangkitan Bangsa,” tegas Mahfudz. (mar)