BNNP Jatim Musnahkan 5,8 Kg Sabu-sabu

37

SURABAYA (Swaranews) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur memusnahkan barang bukti berupa sabu-sabu hasil ungkap dalam selama tiga bulan. Total sebanysk 5.8 kilogram
musnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 5,8 kilogram hasil ungkap dalam kurun waktu selama tiga bulan.

Menurut Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Budi Santoso bahwa barang bukti tersebut diamankan dari 15 tersangka di 8 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di beberapa wilayah Jatim, diantaranya Madiun, Malang, Sidoarjo dan Surabaya.

“Barang bukti sabu-sabu itu berasal dari luar Jatim, tepatnya dibawa dari Riau melalui udara dan darat. Kebanyakan dibawa dari jalur darat menggunakan bus seolah-seolah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari luar negeri karena jika dari udara sudah tercium oleh petugas BNNP,” ujarnya, Selasa (9/10/2018) di Kantor BNNP Jatim, Jalan Ngagel Madya V No 22 Surabaya.
Brigjen Pol Bambang Budi Santoso menjelaskan bahwa dari 15 tersangka rata-rata mantan TKI. Sebab dari hasil pemeriksaan mereka punya paspor. Mereka juga rata-rata pernah bekerja sebagai kuli, pembantu rumah tangga di Malaysia sehingga saat pulang dan melihat sebagai potensi luar biasa akhirnya pesan.

“Para pelaku juga tetap menggunakan pola yang sama ketika mengirim barang dengan kasus-kasus yang diungkap BNNP. Mereka yang lain hanya kurir disuruh jemput, yang tergoda dengan imbalan 10 juta rupiah sampai 20 juta rupiah,” ungkapnya.

Kepala BNNP Jatim ini menegaskaan bahwa barang bukti yang dimusnahkan belum berstatus inkrah. Tetapi telah disisihkan sebagian untuk barang bukti di persidangan.

“Karena kita takut kalau kelamaan ada yang mencoba. Kalau penetapan sudah ditetapkan,” urainya.

Saat ditanya kembali terkait pola pengiriman, Bambang menyatakan bahwa polanya tidak ada yang berubah.

“Hanya kebetulan mereka ini mantan TKW. Dijadikan potensi saat pulang ke kampung halamannya ada orang yang tahu akhirnya memesannya,” tutup Bambang Budi Santoso. (mar)