RAKOR DANA KAMPANYE DENGAN TIM PEMENANGAN CALON

    34

    SURABAYA (Swaranews) – Rapat Kordinasi Tentang Dana Kampanye dan Audit Dana Kampanye KPU Provinsi Jawa Timur dengan Tim Kampanye Bakal Calon Gubenur dan Wakil Gubenur Provinsi Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Jawa Timur di kantornya menghasilkan beberapa hal yang harus dilaksanakan oleh peserta dari kedua tim yang ada.

    Menurut Eko Sasmito bahwa batasan dana kampanye adalah batas maksimal penggunaan dana kampanye yang disepakati oleh setiap pasangan calon dan KPU. Dia mengatakan, KPU Jatim mengajukan batasan maksimal penggunaan dana kampanye, secara rinci terdapat dalam tabel (yang dibuat dan disusun oleh KPU Jatim)

    “Tim kampanye setiap pasangan calon gubenur provinsi Jatim membuat dan menyusun rancangan batas maksimal penggunaan dana kampanye, untuk kemudian dibahas kembali pada pertemuan berikutnya dengan KPU Jatim,” ujarnya, Kamis (8/2/2018).

    Ketua KPU Jatim Eko Sasmito menambahkan bahwa mengenai pemasukan, pengeluaran serta audit dana kampanye, terdapat beberapa hal yang perlu dijelaskan karena sangat berkaitan erat, yaknipasangan calon yang diusung oleh partai politik, maka perlu diketahui bahwa sumber dana kampanye bersumber dari :

    1. Pasangan calon
    2. Partai politik/gabungan partai politik pengusung
    3. Sumbangan perorangan atau badan hukum

    “Bentuk sumber dana kampanye diantaranya, uang, barang dan jasa,” imbuhnya.

    Lebih lanjut Eko Sasmito menegaskan bahwa berkaitan dengan dana kampanya terdapat pembatasan yakni, Pembatasan sumbangan dana kampanye dan Pembatasan pengeluaran dana kampanye.

    “Prinsip pelaporan dana kampanye diantaranya legal, akuntabel dan transparan,” pungkasnya. (mar)