Pajak, Untuk membangun bangsa yang bermartabat

361

  Oleh: Citra Wiji Arti                                                                                                FISIP Administrasi Publik
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

 

Pajak mempunyai peranan yang sangat penting, khususnya didalam pelaksanaan pembangunan. Hampir dalam setiap proyek pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah selalu didengungkan bahwa proyek yang dibangun dibiayai dari dana pajak yang telah dikumpulkan masyarakat. Pembangunan sarana umum seperti jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, kantor polisi dibiayai dengan menggunakan uang yang berasal dari pajak.

Banyak orang yang enggan membayar pajak karena merasa tidak menikmati timbal balik atas uang pajak yang dikeluarkannya. Dalam hal ini pemerintah berperan memberikan citra positif pada masyarakat mengenai distribusi pajak.agar masyarakat juga mengetahui dengan jelas kemana larinya uang pajak yang mereka bayarkan selama ini ? Pemerintah juga harusnya sering melakukan sosialisasi mengenai kegunaan uang pajak. Dengan begitu masyarakat akan lebih giat untuk membayar pajak.

Sebagian masyarakat enggan membayar pajak karena mereka menilai pajak yang mereka bayar hanya untuk di korupsi oleh para pegawai pajak saja. Disini harusnya pemerintah juga mampu mensosialisasikan pengawasan penyelenggaraan uang Negara. Sehingga mamou memperbaiki citra pegawai pajak juga.

Masyarakat, diberdayakan untuk membangun bangsa melalui pajak yang dibayar. Pajak dari kita untuk kita. Pengelolaan pajak yang baik akan menciptakan kehidupan sosial yang adil, makmur dan sejahtera. Jurang sosial dipersempit sehingga si kaya dan si miskin memiliki kesempatan yang sama untuk berpendidikan, sehat dan berkarya.
Betapa pentingnya membayar pajak demi pembangunan bangsa dan negara. Penggunaan pajak mulai dari belanja pegawai sampai dengan pembiayaan berbagai proyek pembangunan. Pembangunan sarana umum, seperti: jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, dan kantor polisi dibiayai dari pajak. Pembangunan infrastruktur, biaya pendidikan, biaya kesehatan, subsidi bahan bakar minyak (BBM), gaji pegawai negeri, dan pembangunan fasilitas publik semua dibiayai dari pajak. Semakin banyak pajak yang dipungut, maka semakin banyak fasilitas dan infrastruktur yang dibangun.