Berkas Perkara Penganiayaan Wartawan Azis Telah Diterima Jaksa

    114

    SURABAYA (Swaranews) – Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Bagus Priyono, Wartawan TV lokal yang berkantor di Surabaya terhadap Abdul Aziz (29) Wartawan Media Cetak Harian, mengalami kemajuan. Pasalnya, saat ini berkas perkara kasus penganiayaan sesama profesi tersebut sudah diterima jaksa peneliti Kejaksaan Negeri Surabaya.

    Saat dikonfirmasi, jaksa Darwis dari Kejari Surabaya membenarkan hal itu. Dia menjelaskan bahwa berkasnya sudah masuk sejak 6 September 2017.

    “SPDP tertanggal 4 September 2017 dan berkas masuk ke kita tanggal 6 September 2017,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (9/9/2017).

    Darwin menjelaskan bahwa langkah selanjutnya, pihak Kejari Surabaya bakal meneliti berkas dari penyidik kepolisian.

    “Apabila kita anggap lengkap segera mungkin kita nyatakan P-21 dan selanjutnya bisa dilakukan tahap II. Namun kalau ada yang perlu ditambahkan penyidik, kita nyatakan P-19 dan kita memberi petunjuk ke penyidik guna dilengkapi,” jelasnya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penganiayaan terhadap Abdul Azis (29), bermula saat sedang latihan rutin futsal bersama rekan pokja dewan dan Pemkot Surabaya di Mangga Dua, Jagir, Wonokromo Surabaya pada Jumat (11/8/2017) lalu.

    Saat itu Bagus yang tidak bisa melewati Azis bertindak brutal dengan melayangkan pukulan ke wajah Azis. Akibat ulah Bagus tersebut, Aziz mengalami luka serius di bagian muka, patah tulang hidung dan memar di  bagian mata kirinya, sehingga penglihatannya terganggu.

    Atas peristiwa pemukulan tersebut, Azis tidak  terima dengan perlakuan Bagus yang kemudian melaporkan kejadian tersebur ke Polsek Wonokromo.

    Berdasarkan Laporan Polisi LP Nomor: STPL/415/B/VIII/Jatim/Restabes sby/Wnkrm, Aziz melaporkan Bagus Priyono atas dugaan penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. (tim/dt)