Dewan Energi Nasional Puji Teluk Lamong

375

SURABAYA (Swaranews) – Dewan Energi Nasional (DEN), kunjungi Terminal Teluk Lamong (TTL) pada Sabtu (19/8/2017). Rombongan berjumlah tujuh orang tersebut, dikomandani oleh Achdiat Atmawinanta (Anggota DEN unsur pemangku kepentingan), mantan staff ahli Menteri Perindustrian era Kabinet Indonesia Bersatu.

“Kunjungan DEN kesini adalah dalam rangka mengumpulkan data, terkait pengelolaan dan kendala dalam  pengembangan energi, khususnya pada industri pelabuhan,” ujar Achdiat.

Direktur Utama PT TTL, Dothy, menyambut langsung kedatangan rombongan dari DEN, didampingi oleh Dirtek dan Dirops PT TTL, Dirut PT LEGI serta perwakilan dari Otoritas Pelabuhan. Sebelumnya, DEN juga berkunjung ke PT Petrokimia Gresik, dengan agenda yang serupa.

DEN merupakan Lembaga Nasional yang mandiri dan bertanggung jawab atas kebijakan energi nasional. Terdapat dua unsur dalam keanggotaan DEN, yaitu unsur pemerintah dan unsur pemangku kepentingan. Ketua DEN adalah Presiden Republik Indonesia, dibantu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai Ketua Pelaksana Harian. Tujuh Anggota yang berasal dari unsur pemerintah kesemuanya adalah Menteri pada bidang terkait, diantaranya Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Perhubungan, Perindustrian, Pertanian, Riset & Teknologi dan  Lingkungan Hidup & Kehutanan. Sedangkan dari unsur pemangku kepentingan, diisi oleh para akademisi dan praktisi ahli dari berbagai bidang yang berhubungan dengan tujuh kementerian anggota DEN.

Sebagai lembaga yang merancang dan merumuskan kebijakan energi nasional, DEN melakukan berbagai survey (pengumpulan data) terkait penggunaan, pengelolaan dan kendala-kendala dalam pemanfaatan energi pada berbagai industri di Indonesia. Salah satunya adalah Terminal Teluk Lamong. Terminal milik    PT Pelindo III (Persero) yang melayani jasa bongkar muat petikemas dan curah kering ini menjadi salah satu lokasi tujuan kunjungan DEN. Konsep ramah lingkungan dan semi automatic Terminal, menjadi daya tarik tersendiri bagi anggota DEN yang hadir.

“Saya melihat Teluk Lamong ini tidak hanya fokus pada bisnisnya, namun juga peduli terhadap lingkungan dan sosial kemasyarakatan,” ujar Syamsir Abduh, anggota DEN bidang konsumen.

Syamsir menambahkan, keberhasilan konsep TTL ini diharapkan dapat menjadi data penting untuk disampaikan pada forum-forum energi nasional dan dapat diadopsi oleh industri-industri yang lain, khususnya pelabuhan. Kepedulian TTL dalam menjaga lingkungan, juga mendapatkan apresiasi dari anggota DEN lainnya yang turut hadir. Rinaldy Dalimi, anggota dari akademisi menyampaikan bahwa kontribusi yang sudah dibuat oleh TTL ini patut diacungi jempol. Meskipun baru beroperasi 2,5 tahun, keberadaannya sudah memberikan nilai tambah bagi logistik nasional.

“Akan sangat bagus lagi, jika kontribusi yang sudah diberikan ini dikembangkan pada konsep-konsep pemanfaatan energi terbarukan seperti sistem Solar Building, Pembangkit Listrik Energi Pasang Surut, dan lain-lain,” ujar Rinaldy dalam diskusi di ruang Cendana, lantai 3 Gedung Utama TTL.

Setelah paparan dan diskusi di dalam gedung utama, rombongan didampingi oleh Rumaji, Dirops TTL dan Robby Dayoh, Dirtek TTL, melakukan kunjungan lapangan. Rombongan DEN melihat secara langsung fasilitas dan peralatan yang dimiliki oleh Terminal tercanggih kelima di dunia tersebut.

“Menarik sekali, konsep green dan high technologynya mestinya bisa dicontoh oleh pelabuhan-pelabuhan yang lain,” kata Achdiat saat berkunjung di control room.

Disamping itu, perwakilan dari Otoritas Pelabuhan, AL Bahori juga menyampaikan bahwa inisiasi PT Pelindo III (Persero) dalam mewujudkan TTL, akan terus didukung oleh pihak Otoritas, selaku regulator.

“Dari Pelindo I sampai IV, kami melihat Pelindo III yang paling sungguh-sungguh dalam pengelolaan dan pemanfaatan energi, contohnya ya di Teluk Lamong ini,” ujar Al Bahori di sela-sela kunjungan lapangan.

Sebagai tindak lanjut atas kunjungan, Achdiat juga menambahkan bahwa hasil kunjungan ini akan dilaporkan kepada Presiden, selaku Ketua DEN dalam forum-forum rutin Dewan Energi Nasional. PT Pelindo III (Persero) beserta TTL, juga diharapkan dapat hadir nantinya pada forum-forum diskusi energi nasional selanjutnya. Harapannya, kontribusi yang sudah diberikan dapat disampaikan kepada masyarakat nasional, pada khususnya stakeholders kepelabuhanan. (ari/mar)