Pemuda Pusura Siap Kembangkan Usaha Mandiri

330
Isna Wahyudi (kedua dari kanan) didampingi Budi Santoso (paling kanan). / Foto : Bachan

SURABAYA (Swaranews) – Ramadhan tak menjadikan Pemuda Pusura sebagai bulan untuk bersantai. Justru di bulan suci ini mereka membuktikan sebagai pemuda yang tak kenak lelah untuk meningkatkan kemampuan dan menjadikan insane mandiri. Kali ini organisasi kepemudaan ini menyelenggarakan Seminar dan Workshop dengan tema “Bisnis Fintech BUMMS Era Digital.”

Menurut Budi Santoso, Ketua Panitia mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) para pemuda khususnya yang ada di Surabaya.

“Agar pemuda Surabaya lebih baik menata diri, mempunyai inovasi-inovasi dimana salah satunya mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Budi Santoso, Minggu (11/6/2017).

Dia menyampaikan bahwa aplikasi digital saat ini sudah menjadi trend setter di kaangan pemuda. Aplikasi online ini juga sangat mudah diakses semua umur. Budi mencontohkan beberapa usaha yang dibangun dan dikembangkan melalui teknologi digital, dan kenyataannya mereka meraih kesuksesan yang luar biasa.

Isna Wahyudi Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang diinisiasi oleh Pemuda Pusura ini. Menurutnya, Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya memiliki program-program, salah satunya adalah pelatihan dan sertifikasi. Untuk pelatihan-pelatihan memang dikhususkan untuk warga Kota Surabaya. Khususnya bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan, bisa mengikuti pelatihan-pelatihan sesuai dengan minat dan bakat mereka.

“Semua pelatihan yang kami laksanakan itu semuanya gratis. Bahkan dalam pelatihan-pelatihan tersebut kita juga memberikan transport dan asuransi. Tetapi itu hanya sebagai pendamping saja,” ujar Isna Wahyudi.

Dia menegaskan bahwa yang terpenting tujuan pelatihan itu adalah memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetehuan di bidangnya. Sehingga warga Surabaya bisa jadi produktif,mampu untuk berwirausaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Keberadaan BUMMS sebagai usaha yang bergerak di bidang aplikasi digital, Isna berencana akan mengkolaborasikan dengan program-program yang pelatihan yang ada di Disnaker.

“Kita memberikan kesempatan pada teman-teman pusura untuk mengembangkan aplikasi ini berikut kerja samanya,” urai Isna.

Dia berharap pelatihan dan pengembangan usaha bersama BUMMS ini bisa berkembang dan menciptakan lahan pekerjaan baru bagi warga Kota Surabaya. Seperti yang pernah disampaikan oleh Ibu Walikota (Tri Rismaharini) bahwa kalau ingin kaya, jangan jadi pegawai.

“Nah dari sini mari kita bangun usaha mandiri,” pungkasnya. (mar)