Kapal KMP Mutiara Sentosa 1 Terbakar di Kepulauan Seribu

431

SURABAYA (Swaranews) – Basarnas pada hari sabtu pagi dihari sekitar jam 02.00 melakukan operasi penyelamatan terhadap korban kebakaran kapal KMP Mutiara Sentosa 1 yang terbakar di Kepulauaan Seribu (20/5) Sabtu dini hari pk. O2.00 WIB. Saat itu KMP Mutiara Sentosa1 membawa 188 penumpang beserta ABK kapal.

Diduga ada konseleting di instalasi kelistrikan mobil truk fuso yang menjadi muatan kapal ini.

Akibatnya menimbulkan percikan api dan menyambar tangki bahan bakar truk dan dengan cepat api membesar dan membuat seluruh penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri masing masing.

Kejadian ini mengakibatkan 5 korban meninggal dunia lantaran tidak dapat menyelamat kan diri. Sementara penumpang lainnya menyelamatkan diri dengan cara menceburkan dri ke laut dengan memakai peralatan keselamatan yang ada di kapal. Sebagian ada yang melompat kelaut tanpa memakai alat keselamatan.

Para korban diselamatkan oleh perahu para nelayan Kepulauan Masa Lembu, dan ada yang langsung di evakuasi oleh KPM Darma Kartika IX lantaran ada salah satu penumpang kapal menghubungi pihak pelayaran Darma Lautan Utama.

Dari situlah pihak Darma Lautan memberitahukan kepada pihak syahbandar terkait musibah yang menimpa kapal KMP Mutiara Sentosa 1 di Kepulauan Masalembu dan pihak Darma Lautan utama yang memberitahukan kepada kapal mereka yang kebetulan sedang melintas di Kepulauan Masalembu untuk bisa membantu mengevakuasi para korban selamat yang sebagian besar masih berada di Kepulauan Masalembu.

Seluruh kru KMP Dama Kartika IX langsung merespon perintah dari pihak kantor pelayaran Darma Lautan Utama.

Para korban yang dievakuasi ke kapal KMP Darma Kartika IX memperoleh perawatan khusus tim medis dari KMP ini dan diberi makan seperti para penumpang lainnya.

Pukul 11.00 bertolak dari Kepulauan Masalembu menuju pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.Tiba sekitar pk. 21.45 WIB.

Kedatangan para korban selamat di pelabuhan tanjung perak disambut oleh Kepala syahbandar Hari Setio Budi dan Kasat Ditpolair di dermaga pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Ari)