PAS Jatim Satukan Seniman Berbagai Genre

    261

    SURABAYA (Swaranews) – Paguyuban Seniman (PAS) Jawa Timur berniat mewadahi para seniman dari berbagai jenis dan profesi. Selain itu organisasi yang dipimpin oleh Lusiati Fauzie ini mengedepankan pada individu seniman yang selama ini kurang mendapatkan perhatian. Pagyuban ini juga menyiapkan seabreg agenda yang tujuannya mengangkat para seniman sesuai dengan karyanya masing-masing.

    “Kita lebih kepada individu senimannya, selain menyatukan dalam satu wadah organisasi, kita juga sebagai jembatan untuk eksistensi bagi mereka sesuai dengan kemampuannya masing-masing,’ ujar Lusiati Fauzie di Gedung TVRI Surabaya, Jum’at (24/2/2017).

    Dia juga menyiapkan event untuk para seniman muda. Menurutnya, selain seniman senior, PAS Jatim juga akan membantu berkembangnya seniman muda. Hal itu untuk membantu munculnya seniman-seniman muda di Jawa Timur. Sedianya organisasi ini akan dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, Sabtu (25/2/2017) di Gedung TVRI Surabaya.

    Idrus Alwi selaku Ketua Panitia Pengukuhan PAS Jatim menyampaikan bahwa sudah saatnya para seniman untuk bersatu, berkarya dan berprestasi. Bersatu dalam artian tanpa harus terkotak-kotak pada karya seni yang digelutinya. Berkarya artinya bagaimana para seniman yang senior mampu kembali berkarya dan bertahan.

    “Mereka tetap bisa eksis di usianya yang mungkin sudah tidak muda lagi. Kita akan bantu untuk menampilkan karyanya secara periodic,” jelas Idrus.

    Sedangkan Eko Tjahjono Prijanto salah satu Wakil Ketua PAS Jatim menjelaskan bahwa sebetulnya Paguyuban ini sudah terbentu sejak 2013. Namun dengan prinsip sabar dan menyatukan pandangan, maka di penghujung Pebruari 2017 ini pihaknya siap untuk dikukuhkan oleh Wagub Jatim Gus Ipul.

    “Kita terus berupaya untuk mempertahankan seniman dengan berbagai karyanya. Kita juga membantu kemunculan seniman muda yang benar-benar kita bantu dari awal hingga mereka eksis sebagai seniman,” jelas Eko.

    Dia juga menegaskan bahwa PAS Jatim sudah mendapatkan kepastian untuk tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta secara berkala. Disamping itu Eko berharap bahwa suatu saat nanti THR (Taman Hiburan Rakyat) bisa menjadi miniaturnya TMII di Jawa Timur ini.

    “Kita harap THR Surabaya bisa menjadi minaturnya TMII di Jatim. Kalau TMII bisa mejadi tempat wisata yang rutin menampilkan pertunjukan seni dari berbagai daerah di nusantara, semestinya THR dapat menampilkan kesenian-kesenian asal seluruh daerah di Jatim,” papar Eko, yang juga salah satu penggagas berdirinya PAS Jatim ini. (mar)