Awas Harga CPO Diprediksi Terkoreksi

286

JAKARTA (swaranews) – Harga minyak sawit mentah (CPO) diperkirakan akan mengalami koreksi dalam jangka pendek karena pemulihan produksi yang dimulai pada Maret 2017. Analis dari PT Mandiri Sekuritas, Yudha Gautama, mengatakan koreksi sementara itu akan memberikan kesempatan bagi investor untuk membeli.

“Karena harga kelapa sawit yang lebih rendah akan mendorong pembelian untuk restocking dan biodiesel. Saat ini kami sedang meninjau kembali asumsi harga CPO untuk sepanjang 2017,” ujarnya dalam hasil riset yang dipublikasi, Senin, 13 Februari 2017.

Menurut Yudha, angka persediaan (inventory) CPO Malaysia turun ke titik terendah dalam lima bulan terakhir, yaitu 1,54 juta ton, karena ekspor yang melemah pada Januari 2017, meskipun lebih tinggi daripada prediksi konsensus 1,49 juta ton. “Kami masih tetap positif pada harga CPO sepanjang 2017 karena prospek permintaan yang membaik yang didukung oleh aktivitas restocking dan dorongan dari biodiesel,” ucapnya.

Berdasarkan rilis data terbaru Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB), angka inventory CPO Malaysia turun menjadi 1,54 juta ton pada Januari 2017 atau secara tahunan turun 33 persen dan secara bulanan turun 7,5 persen. Angka itu merupakan terendah dalam 5 bulan terakhir sejak Agustus 2016. “Kami mengestimasi tingkat inventory akan tetap rendah beberapa bulan ke depan karena musim panen yang rendah masih berlangsung,” kata Yudha.

Yudha menilai prospek saham di sektor CPO masih tetap positif. Dia merekomendasikan saham pada sektor perkebunan tetap bisa menjadi pilihan utama para investor.